Hati-hati! Broker Satu ini Penipu, Sering Manipulasi Harga !


Salam profit traders, ini adalah kisah nyata cerita tentang “Broker forex penipu yang sering manipulasi harga”.

Suatu ketika salah seorang kawan (sahabat penulis) mengalami kerugian trading forex hingga dananya habis (Margin Call) setelah menggunakan salah satu robot trading (Expert Advisor).

Dia mendapat kabar bahwa temannya yang juga menggunakan robot trading yang sama tidak mengalami hal senasib dengan dirinya.

Setelah diskusi berdua, ternyata broker yang mereka pakai berbeda. Kawan yang mengalami margin call tadi langsung membuat tuduhan bahwa “Broker yang aku pakai penipu, suka memanipulasi harga !”

Banyak sekali orang yang karena kerugian di dalam trading forex adalah mencari kambing hitam yang kebanyakan mengatakan yang salah bukan dirinya, tapi orang lain khususnya Broker Forex.

Sejak awal mulai masuk dunia trading forex hingga artikel ini ditulis, sudah sekitar lima broker yang pernah saya pakai dan saya bersyukur tak satupun yang saya rasa memainkan harga. Bahkan saya membandingkan langsung dengan membuka beberapa metatrader dan semua bergerak dengan irama yang sama.

Bahkan saya memakai broker yang sama dengan kawan yang mengalami Margin Call pada kisah ini, dan bahkan saya trading di jam yang sama dan pair mata uang yang sama tidak menemukan tuduhan yang katanya “Broker Memanipulasi Harga“.

Bedanya hanya karena kawan saya itu memakai robot trading, sedang saya trading manual.

Saya sendiri pada awal belajar trading forex, pernah mengalami margin call dengan tujuan untuk “menguji” sistem yang sedang saya pakai dan terus dikembangkan menjadi lebih baik. Bagi saya pribadi, margin call merupakan salah satu proses pembelajaran dalam trading forex. Hingga pada saatnya saya membenci margin call.

BACA JUGA:  Tips Kelola Emosi Saat Trading Forex Menggunakan Pending Order

 

“Broker yang satu ini penipu, suka memanipulasi harga!”

“Broker yang satu ini penipu, suka memanipulasi harga!” sebenarnya bukan sekali saja saya mendengar kalimat itu saat robot tradingnya mengalami kekalahan yang menghabiskan seluruh dananya.

Jika broker yang dimaksudkan benar-benar penipu dan memanipulasi harga, tidak mungkin trader seluruh dunia yang menggunakan broker tersebut diam saja. Buktinya perusahaan itu tetap berdiri tegak selama lima tahun lebih.

Bagaimana sebaiknya menyikapi “Broker Penipu” ini?

Menyalahkan orang lain atau broker setiap kali kita mengalami kekalahan bukanlah tindakan yang bijaksana.

Mengapa?

Karena dengan meng-kambinghitam-kan broker setiap kali mengalami kerugian tidak akan membuat teknik trading maupun psikologi trading kita berkembang.

Bagaimana jika sebenarnya “cara kita” yang salah bukan brokernya? Buktinya banyak trader tetap profit menggunakan broker yang sama.

Jadi introspeksi diri itu penting, tidak selalu harus orang lain yang salah. Diri sendiri juga bisa salah lho..

Betul tidak..

Bisa saja kerugian itu berarti strategi trading kita yang kurang bagus atau jika menggunakan EA bisa jadi masalahnya ada di EA tersebut.

Dengan demikian kita bisa merubahnya. Sedangkan jika broker yang selalu kita salahkan, percayalah kita tidak tidak memiliki cukup kemampuan merubah atau memperbaiki broker tersebut (jika memang curang), tetapi kita dapat merubah dan memperbaiki strategi trading kita.

Dengan demikian pilihan bagaimana seorang trader menyikapi kerugian dalam trading tergantung diri si trader sendiri.

BACA JUGA:  2 Cara Trading Forex Ini Dapat Meningkatkan Profit Anda, Tetapi...

Pertama, silahkan mengatakan “Broker yang satu ini penipu, suka manipulasi harga” tapi si trader tidak akan belajar dan mengembangkan teknik tradingnya.

Kedua, atau lebih baik mengakui kerugian ini murni karena kita kurang paham cara trading forex dengan baik. Pilihan ini akan menentukan apakah kita akan selamanya merasa dicurangi broker ataukah memilih belajar terus menerus memperbaiki cara trading kita.

Saya berharap Anda memilih pilihan kedua, yaitu selalu memperbaiki cara trading Anda untuk menjadi trader sukses, daripada malah mencari kambing hitam menyalahkan yang lain dengan mengatakan “Broker yang satu ini penipu, suka manipulasi harga”. (bds)



SHARE