Penyebab Utama Yang Menghalangi Seseorang Menjadi Trader Sukses

241

Sudah sering diulas di berbagai media mengenai trik dan rahasia menjadi trader sukses. Khususnya menyarankan untuk fokus, menggunakan analisa sendiri, serta disiplin dengan rencana tradingnya. Semua saran tersebut sudah benar dan memang harus dimiliki oleh setiap trader baik pemula maupun yang telah berpengalaman.

Namun, dalam ulasan kali ini akan membahas salah satu penyebab terbesar yang menghalangi seseorang menjadi seorang traders sukses. Penyebab utama ini seolah menjadi “penyakit” terutama bagi trader pemula. Penyakit tersebut adalah Terlalu Percaya Diri dan Kurang Percaya Diri.

 

Terlalu Percaya Diri

Saat pertama kali seseorang trader pemula melihat chart, biasanya terlihat mudah karena hanya dengan menentukan apakah harus “menebak” SELL atau BUY sudah mendapatkan uang. Mudah sekali bukan?

Inilah yang seringkali membuat trader pemula terlalu percaya diri, terlebih ketika melihat akun tradingnya tiba-tiba mendapat keuntungan dua kali lipat dalam satu hari, dari modal 10$ menjadi 20$. Hari berikutnya, si pemula ini melakukan trading dengan uangnya yang 40$ tadi. Dan karena market masih mendukung, berlipat modal menjadi 80$.

 

“Dalam dua hari saja modal 10$ menjadi 80$, bagaimana jika ukuran lot kuperbesar? Pasti bisa beli mobil mewah bulan depan.” Pikirnya

 

Yang akan terjadi mudah sekali ditebak jika ada trader pemula seperti ini, yaitu Margin Call

Terlalu percaya diri ini sering mematikan banyak sekali akun trader yang baru belajar. Itulah mengapa pada dasarnya gratis modal trading yang diberikan broker kepada trader pemula biasanya tidak ada artinya. Karena mereka yakin gratis modal tersebut akan habis karena trader pemula umumnya terlalu percaya diri dan ingin cepat kaya dalam semalam (serakah).

BACA JUGA:  Tips Kelola Emosi Saat Trading Forex Menggunakan Pending Order

 

Kurang Percaya Diri

Tidak memiliki percaya diri dalam hal ini bisa diartikan sebagai tidak siap dan tidak memiliki mental yang tangguh sebagai seorang trader yang sukses.

Seorang trader pemula biasanya akan mengikut forum atau group di sosial media, sebut saja Facebook. Karena dengan anggapan dengan bergabung ke dalam group akan mendapatkan banyak pelajaran trading forex. Tetapi apakah mereka yakin anggota group tersebut adalah para ahli? ataukah malah sesama pemula yang “sama-sama tak tahu arah?”

Mereka, si Trader Pemula, akan mempelajari berbagai trik dan trik trading di dalam group tersebut. Semakin banyak anggota group biasanya semakin banyak metode trading yang dibagikan, tentu pada akhirnya trading forex menjadi semakin rumit padahal hanya BUY atau SELL saja.

Selama Trader Pemula hanya “ikut-ikutan” metode trading yang dibagikan di group tanpa memahami ilmunya secara mendalam, bisa dipastikan dia tidak akan pernah berhasil menjalani profesi sebagai trader. Sebaiknya dia menentukan metode trading seperti apakah yang cocok dengan dirinya. Trader pemula ini bisa memilih salah satu metode trading yang paling sesuai, diantaranya Price Action, Swing Trading, Trend Following, Counter Trend, Scalper dan sebagainya.

Masing-masing metode trading forex umumnya tidak dapat dipadukan dengan metode trading yang lain. Sehingga trader pemula harus dengan percaya diri untuk memilih dan mendedikasikan pada satu metode trading. Ikut-ikutan metode trading yang “katanya” sangat menguntungkan sama sekali tidak berguna jika tidak sesuai dengan metode trading yang telah dipilih.

BACA JUGA:  Hati-hati! Broker Satu ini Penipu, Sering Manipulasi Harga !

Perlu diketahui bahwa sebenarnya setiap metode yang telah disebutkan diatas adalah metode yang memang telah terbukti menguntungkan. Ini sama seperti memilih apakah harus mempelajari bela diri TaeKwonDo, Karate, Aikido atau Pencak Silat yang kesemuanya terbukti dapat menjadikan seseorang mampu menjadi petarung hebat jika mendedikasikan waktunya hanya untuk satu jenis bela diri.

Jadi, dalam trading forex – dan dalam banyak hal pada umumnya – terlalu percaya diri dan kurang percaya diri sama-sama merupakan hal buruk bagi trader. Seperti kata pepatah yang mengatakan terlalu banyak sama buruknya dengan terlalu sedikit.

Dengan demikian yang perlu dilakukan adalah dedikasikan pada satu metode trading. Untuk mengurangi kurang percaya diri, maka yakinlah setiap metode yang ada sudah terbukti menguntungkan. Untuk menjaga agar tidak terlalu percaya diri, maka percayalah pada apa yang terlihat di dalam chart bukan alasan pribadi.

Satu hal yang perlu diingat, teruslah mempelajari metode trading yang telah dipilih sehingga semakin ahli dengan metode tersebut. Ingatlah, sebagaimana dalam setiap profesi, maka pengalaman trading juga merupakan hal paling penting.

 





DISKUSI FOREX

Please enter your comment!
Please enter your name here