Dimana Letak Stoploss Paling Aman untuk Minimalkan Kerugian?

272

Stop-Loss, kata ini memang terasa pahit jika dirasakan karena berarti “rugi” bagi seorang trader. Tetapi perlu Anda ketahui, kerugian merupakan hal wajar dalam bisnis. Ini lebih baik daripada bisnis mengalami “bangkrut” atau Margin Call.

Memasang stop loss merupakan saran terbaik yang dapat kami berikan. Namun dimana letak penentuan stoploss memang dapat berbeda-beda. Anda dapat menentukan stoploss menggunakan ATR atau CCI dalam menentukan letak stop loss trading forex Anda.

Dalam artikel kali ini kita akan mengulas cara menentukan stop loss yang sangat sedikit namun aman. Teknik ini dapat mengurangi tingkat kerugian Anda jika ternyata analisa Anda salah.

Seperti yang Anda pahami, sumbu adalah garis panjang yang dihasilkan dari pergerakan harga pada candlestick:

Jika harga awal mengalami kenaikan dan akhirnya terjadi penurunan, maka akan terjadi garis yang disebut sebagai sumbu.

Begitu pula sebaliknya jika awal pembukaan terjadi penurunan, maka akhirnya akan mengalami kenaikan dan sumbu akan menghilang dari candle.

Ketika Anda dapat memahami sumbu pada candle, maka kemungkinan besar kerugian yang dialami akan kecil, sedangkan tingkat keuntungan yang didapat akan besar. Manfaat lain dari sumbu pada candle adalah keberadaannya yang mampu menunjukkan perbedaan kekuatan penawar maupun pembeli.

Jika si penawar lebih kuat, maka harga cenderung melawan pergerakan sebelumnya. Hal ini terjadi ketika salah satu kekuatan supply dan demand berbeda. Sehingga mengakibatkan posisi salah satu pihak lebih kuat dibanding  pihak lain.

Untuk lebih jelasnya mari lihat grafik harian USD/JPY yang diambil dari Dailyfx di bawah ini:

BACA JUGA:   Hati-hati! Broker Satu ini Penipu, Sering Manipulasi Harga !

tips memasang stop loss

Penempatan Stop Loss pada Sumbu Candle

Grafik di atas adalah chart harian yang memperlihatkan pair USD/JPY yang sedang berada dalam down-trend. Pergerakan tersebut menimbulkan peluang untuk short (jual).

Jika ingin mengendalikan trading dengan menggunakan stop loss (SL), Anda hanya cukup menemukan sumbu panjang pada candle dan menempatkan order SL di sana.

Seperti yang terlihat pada contoh di atas, di mana terdapat 3 candle yang telah menunjukkan sumbunya.

Sebuah sumbu panjang di atas candle yang ditimbulkan oleh pembeli mendorong harga lebih tinggi dan lebih tinggi lagi.

Sedangkan, sumbu panjang yang muncul dan tertinggal dibawah candle ketika terjadi pergantian candle disebabkan pembeli tidak mampu mempertahankan pergerakan tinggi sementara penjual telah datang dan mendorong harga ke titik yang lebih rendah.

Idealnya, yang mengindikasikan bahwa telah terjadi perpindahan harga dengan membentuk pembalikan tidak lain karena pembeli tidak bisa mempertahankan kondisi naik tersebut.

Akhirnya pihak penjual (bear) menang selama jangka waktu tersebut.

Karena harga tidak bisa didorong lagi ke bagian atas dari sumbu itu, maka penempatan stop order tepat di atas sumbu merupakan daerah paling potensial karena susahnya harga mendekati daerah itu kembali.

Namun Anda tetap perlu waspada ketika sudah terjadi sumbu candle namun pergerakan harga tetap menembus sumbu candle. Walaupun hal ini tidak mutlak terjadi, terkadang akan muncul suatu saat.

Untuk itu Anda harus waspada ketika stop order sudah ditempatkan di atas sumbu, dan akhirnya sumbu juga akan berada di bagian bawah candle selanjutnya.

BACA JUGA:   FOREX : Bisnis Paling Menguntungkan di Dunia, Sudahkah Mengenali Resikonya?

Dari situ, Anda harus siap-siap menutup transaksi supaya keuntungan Anda tidak tergerus oleh floating sebelum stop order Anda tereksekusi dan keluar dari perdagangan.



DISKUSI FOREX

Please enter your comment!
Please enter your name here