Panduan Mudah Belajar Trading Forex Menggunakan Indikator RSI

243

Traders, sebelumnya kita telah mempelajari bagaimana memanfaatkan kondisi Overbought dan Oversold pada indikator Stochastic untuk meraup untung dari trading forex.

Selain itu Stochastic, indiktor yang dapat mengukur kondisi Overbought dan Oversold juga dimiliki oleh indikator RSI.

Indikator RSI atau Relative Strength Index juga merupakan indikator yang sangat penting untuk mengukur kekuatan (Strength) satu pair mata uang. Untuk itu, belajar trading forex kali ini kita akan mempelajari cara trading forex sederhana dengan menggunakan indikator RSI untuk trader yang baru belajar trading forex.

Panduan trading forex ini sangat singkat dan mudah dimengerti, karena penggunaan indikator RSI sendiri sangat sederhana.

Indikator RSI adalah salah satu oscillators indikator yang sangat banyak digunakan oleh para trader. Dan diciptakan oleh seseorang bernama James Wilder.

Indikator RSI dapat dijelaskan dalam artian sederhana yaitu RSI merupakan indikator tehnikal yang  sinyalnya bergerak naik turun melewati garis normal memiliki pita atas dan bawah yg mewakili overbought (jenuh beli) dan oversold (jenuh jual).

Pita dimana terletak diatas 70 biasa disebut pita ekstrim atas dan pita dibawah 30 disebut pita ekstrim bawah.

 

belajar trading forex menggunakan indikator RSI

Penerapan praktis dan sederhana bagi para trader adalah RSI memberikan informasi bahwa saat mencapai extreme overbought (jenuh beli), diatas 70, maka berarti harga akan cenderung kembali bergerak turun(tren turun).

Demikian pula sebaliknya saat mencapai extreme oversold (jenuh jual), dibawah 30, maka diperkiran harga akan berbalik naik (tren naik).

BACA JUGA:  Pelajaran 8: Pengertian Pips, Margin dan Leverage

Penerapan kedua adalah sebagai sinyal adanya bearish (tren penurun) atau bullish (tren naik). Lihat gambar dibawah ini.

 

Belajar trading forex menggunakan indikator RSI

Saat garis bergerak dari atas lalu turun dan menyentuh garis normal (centerline crossover), angka 50, maka ini menunjukkan sinyal bearish crossover (persilangan bearish) yang artinya harga diperkirakan akan bergerak turun.

Sehingga dapat kita simpulkan bahwa indikator RSI juga dapat memberikan sinyal perbalikan trend seperti indikator stochastic. Begitu pula Indikator RSI memberikan sinyal bearish dan bullish yang dapat kita gunakan sebagai dasar untuk melakukan open posisi.

Namun demikian indikator RSI juga memiliki beberapa kelemahan seperti yang telah dijelaskan pada artikel Kelebihan Kekurangan Trading Forex Menggunakan Indikator RSI sehingga sebaiknya Anda perlu mengkonfirmasikan sinyal yang diberikan oleh indikator RSI dengan indikator atau strategi trading lainnya.

 





DISKUSI FOREX

Please enter your comment!
Please enter your name here