Pelajaran 12: Kesalahan Umum Yang Sering Dilakukan Trader Pemula

429


Ada beberapa kesalahan umum yang sering dilakukan oleh trader forex yang baru pertama kali belajar trading. Mari kita ulas satu per satu apa yang menyebabkan mayoritas trader forex kesulitan menghasilkan profit dari trading forex.

 

Terburu-buru Menggunakan Akun Riil

Menurut informasi yang banyak diberikan oleh berbagai media, hanya 5% saja trader forex yang benar-benar mampu mendapatkan penghasilan konsisten dari trading. Dengan mengetahui hal ini maka sudah dapat kita simpulkan bahwa trading forex bukanlah hal mudah.

Kembali ke masa lalu, saya sendiri juga dulu melakukan kesalahan ini pada saat pertama kali mengenal forex. Akun riil saya pada waktu itu hanya mampu bertahan beberapa hari saja, kemudian Anda pasti tahu apa yang telah terjadi jika seseorang baru mengenal forex kemudian trading di akun riil.

Keadaan seperti ini tidak perlu terulang kepada Anda, pertama gunakanlah akun demo sembari mempelajari strategi dan metode trading forex. Jika telah memahami pergerakan chart pasar forex, mampu disiplin dengan strategi trading yang digunakan serta sudah konsisten profit, selanjutnya Anda dapat langsung beralih menggunakan akun riil.

 

Terlalu banyak menganalisa

Menganalisa memang diperlukan, tetapi ketika seorang trader terlalu banyak melakukan analisa dapat malah akan membuat trader kebingungan. Terkadang, trader ingin membuat sistem trading semakin akurat dengan menambah atau menumpuk hingga puluhan indikator yang tentu saja sinyal yang diberikan oleh indikator seringkali saling bertentangan.

Bagi trader yang memilih trading forex menggunakan indikator, saran saya adalah gunakan beberapa indikator yang paling penting dalam sistem trading Anda. Indikator yang kurang penting dan dapat diwakili indikator lainnya, hilangkan dari chart.

Bagi trader price action, fokus pada time frame tertentu. Jika trading price action dengan menganalisa banyak time frame dari M15 sampai D1, sepertinya akan sulit membuat keputusan trading. Karena formasi candlestick dan garis support resistance dapat berbeda di setiap time frame.

BACA JUGA:  Pelajaran 8: Pengertian Pips, Margin dan Leverage

Over trading

Over trading. Apa itu over trading? Yaitu ketika Anda mengambil posisi trading terlalu banyak, misal bertumpuk hingga 20 posisi dalam satu waktu. Ada juga yang mendefinisikan overtrading sebagai sistem trading menggunakan time frame kecil, M5 atau M15 yang tentu akan menghasilkan sinyal transaksi lebih banyak daripada jika trading pada time frame H4 atau D1. Menurut pendapat lain, trading pada 48 pair mata uang secara bersamaan juga merupakan bentuk over trading.

Apapun bentuknya, jika seorang trader melakukan salah satu dari ketiga pengertian tersebut maka pada dasarnya telah melakukan kesalahan.

 

Tidak memperhitungkan rasio Risk & Reward

Banyak trader pemula tidak memperhitungkan rasio risk & reward atau rasio kerugian dan keuntungan. Hal ini bisa terjadi karena trader tidak paham pentingnya rasio ini, atau tak paham perkiraan keuntungan yang mungkin bisa didapat pada setiap membuka posisi.

Rasio kerugian dan keuntungan (risk & reward) setidaknya adalah 1:2, yang artinya jika Anda memasang SL (stop loss) 100 pips, maka sebaiknya TP (take profit) yang mungkin didapat harus minimal 200 pips.

Jika trader menggunakan rasio risk & reward 1:1, kemungkinan trading yang dilakukan hanya impas (break even). Atau malah pernah saya berkomunikasi dengan seorang trader yang menggunakan rasio risk & reward 2 : 1, yang meresikokan 100 $ untuk mencari keuntungan 50$. Ajaran siapa ini? Menurut saya jenis rasio seperti ini jangan pernah Anda gunakan.

Jadi saran saya, sekecil-kecilnya rasio risk & reward sebaiknya 1 : 2.



 

Tidak menggunakan Money Management

Pembahasan ini pada dasarnya memiliki hubungan langsung dengan pembahasan sebelumnya tentang rasio risk & reward.

Tidak menggunakan money management atau pengaturan uang trading dengan benar merupakan satu hal yang paling banyak dialami trader forex dimanapun. Trader yang tidak menggunakan money management yang benar biasanya menggunakan lot trading yang terlalu besar dibanding dana di akun mereka. Sedangkan bentuk tidak menggunakan money management lainnya adalah ketika trader tidak mau membatasi resiko kerugian. Trader jenis ini hanya ingin profit, tidak ingin rugi.

BACA JUGA:  3 Cara Trading Forex Akurat Menggunakan Moving Averages

Dalam trading forex, untung dan rugi merupakan hal umum. Yang paling total jumlah keuntungan jauh lebih besar dari kerugian.

Tidak disiplin

Tidak disiplin pada apa yang telah dipelajari atau tidak disiplin menerapkan strategi trading yang digunakan sering membuat trader menghabiskan uangnya. Lebih buruk lagi, trader yang tidak disiplin tidak akan pernah mampu mengembangkan keahlian tradingnya karena dengan tidak disiplin maka trader tidak akan mempelajari apapun.

Salah satu contoh sederhana trader yang tidak disiplin adalah ketika trader telah memiliki rencana trading, metode trading, strategi trading namun malah membuka posisi berdasarkan “perasaan”. Jika Anda masih belajar trading forex, lupakan dulu perasaan dalam melihat chart. Jangan terbawa emosi untuk memihak salah satu mata uang, tradinglah berdasarkan apa yang Anda lihat bukan yang Anda rasakan.

Cobalah untuk melihat ke dalam diri sendiri, apakah masih melakukan salah satu diantara kesalahan yang telah diulas pada pelajaran trading forex kali ini atau tidak. Jika Anda telah mampu menghindari semua ini, maka kemungkinan besar Anda akan mampu memperoleh penghasilan dari trading forex.

 

Kembali ke awalPelajaran Dasar Forex

 

Daftar isi Pelajaran Dasar Forex

Pelajaran 1: Pengertian Forex

Pelajaran 2: Besar Likuiditas Pasar Forex

Pelajaran 3: Bisakah Mendapatkan Penghasilan Dari Forex?

Pelajaran 4: Pasangan Mata Uang Apa saja yang diperdagangkan?

Pelajaran 5: Bagaimana cara menjadi trader forex?

Pelajaran 6: Kapan trading forex dapat dilakukan?

Pelajaran 7: Apa yang dimaksud strategi trading forex?

Pelajaran 8: Pengertian Pips, Margin dan Leverage

Pelajaran 9: Pengertian Analisa Fundamental

Pelajaran 10: Pengertian Analisa Teknikal

Pelajaran 11: Jenis Chart dan Cara Membacanya

Pelajaran 12: Kesalahan umum yang dilakukan trader forex