Mengeruk Keuntungan Saat Market Trending Menggunakan Support Resistance


Saat market sedang trending baik itu uptrend maupun downtrend merupakan salah satu kondisi yang sangat mudah untuk mendapatkan keuntungan dalam trading forex.

Namun bagaimana memanfaatkan market trending tersebut untuk mengeruk keuntungan?

Disini kita akan mengulas cara paling mudah mencari untung dari trading forex pada saat market trending dengan hanya menggunakan support resistance.

 

Pembahasan kali ini mengacu pada saat terjadi suatu pergerakan harga di mana titik support dan resistance dapat ditemukan. Juga pada saat terjadinya sebuah pergerakan harga menurun atau naik ke atas.

Yang perlu disiapkan sebelum melakukan analisa kondisi ini adalah dengan membuat gambar trend line.

Hal pertama yang harus diingat adalah menggambar garis-garis support maupun resistance dan tidak sekedar corat-coret tanpa aturan yang benar.

Melalui artikel ini Anda akan diarahkan bagaimana cara membuat garis tersebut. Caranya cukup mudah, coba pelajari 2 panduan di bawah ini:

 

Menentukan Sinyal BUY

cara menentukan support resistance saat tren

 

Sebagai contoh, pada pair AUD/USD berikut, Anda dapat menggaris trendline yang dihubungkan dari bawah ke atas menggunakan garis.

Pada saat terjadi trend bullish, garis ditempatkan seperti contoh yang dilingkari warna hijau. Setelah Anda membuat garis, maka aturannya adalah:

  1. Karena garis trend miring keatas, maka signal yang dicari adalah “buy
  2. Garis trend ini dimanfaatkan untuk fokus menghasilkan sinyal “buy”

 

Ya, pada kondisi seperti ini sebaiknya Anda hanya boleh melakukan transaksi BUY saja, melawan arus trend dengan membuka posisi SELL sangat tidak disarankan.

BACA JUGA:  Cara Akurat Menentukan Support Resistance Menggunakan Moving Average

Setelah garis trend diciptakan, sementara harga dalam kondisi up-trend, maka tugas Anda selanjutnya adalah memastikan harga menyentuh titik support trend, yang telah dibuatkan garisnya.

Jika harga sudah menyentuh support dan ada sinyal bergerak naik dalam kondisi up-trend, maka Anda telah memiliki sinyal beli yang akurat.

Menentukan Sinyal SELL

belajar menentukan support resistance saat sedang tren

 

Sekarang kita coba perhatikan pair USD/CHF pada gambar diatas.

Jika kita perhatikan trend saat ini mengindikasikan bahwa harga masih memiliki down-trend. Coba Anda garis pada pucuk candle yang berada di lingkaran warna merah muda yang menjadi suatu garis trend resistance.

Semakin sering garis disentuh maka semakin terlihat jelas trend tersebut. Setelah Anda memiliki garis trend, maka aturan yang harus dipatuhi adalah:

  1. Karena garis trend miring ke bawah, maka sinyal yang dicari adalah “sell
  2. Garis trend ini dimanfaatkan untuk fokus menghasilkan sinyal “sell”

Pada kondisi seperti ini Anda seharusnya hanya membuka posisi transaksi SELL dan jangan coba-coba melawan trend.

Setelah garis trend diciptakan, sementara harga dalam kondisi down-trend, maka tugas Anda adalah memastikan harga menyentuh titik resistance trend, yang telah dibuatkan garisnya. Jika harga sudah menyentuh resistance dan ada sinyal bergerak turun dalam kondisi down-trend, maka Anda telah memiliki sinyal SELL yang akurat.

Jika Anda masih belum yakin hanya menggunakan garis trend dalam menerapkan strategi trading forex ini dapat menambahkan beberapa indikator bawaan metatrader seperti moving average atau indikator custom yang dapat Anda temukan di BedahForex.com



SHARE