Defisit Neraca Perdagangan AS Turun ke Tingkat Terendah dalam Tujuh Bulan

59

Defisit Neraca Perdagangan AS Turun ke Tingkat Terendah dalam Tujuh Bulan pada bulan April, karena ekspor naik ke tingkat paling tinggi, dibantu oleh peningkatan pasokan bahan-bahan industri dan kedelai.

Departemen Perdagangan melaporkan bahwa kesenjangan perdagangan turun 2,1 persen menjadi $ 46,2 miliar, yang merupakan defisit terkecil sejak September.

Data untuk Maret direvisi menunjukkan bahwa defisit perdagangan mengecil turun $ 47,2 miliar, bukan $ 49 miliar seperti yang dilaporkan sebelumnya.

Para ekonom yang disurvei oleh Reuters memprediksi defisit perdagangan sebesar $ 49 miliar pada bulan April. Defisit perdagangan dengan Cina pada bulan April meningkat sebesar 8,1% menjadi $ 28,0 miliar.

Defisit dengan Meksiko turun menjadi 29,8% menjadi $ 5,7 miliar pada bulan April.

Ekspor ke China turun 17,1 persen selama periode ini. Pada bulan April, ekspor barang dan jasa naik 0,3 persen ke rekor 211,2 miliar dolar.

Ekspor didukung oleh peningkatan volume pasokan bahan dan material industri, seperti bahan bakar minyak dan produk minyak, pada $ 1,3 miliar.

Nilai kspor barang dan bahan industri tercatat yang tertinggi di bulan April. Ekspor kedelai meningkat sebesar 0,3 miliar, dan volume perdagangan jagung juga meningkat dengan jumlah yang sama.

Namun ekspor pesawat komersial turun $ 2,8 miliar, impor barang dan jasa pada bulan April turun 0,2 persen menjadi $ 257,4 miliar.

Impor barang-barang konsumsi turun $ 2,8 miliar, yang menyebabkan penurunan impor ponsel dan barang rumah tangga lainnya sebesar 2,2 miliar, impor kendaraan turun $ 1,0 miliar.

Defisit perdagangan berada di bawah tingkat rata-rata $ 82,5 miliar pada kuartal pertama. Jika tren tetap ke defisit neraca perdagangan dipertahankan maka diperkirakan akan menambah Produk Domestik Bruto pada kuartal kedua setelah efek netral pada periode Januari-Maret.

BACA JUGA:   Produksi Manufaktur Jepang Turun Pada Bulan Januari

Data yang solid dari produksi ke belanja konsumen dan pasar tenaga kerja mendorong Federal Reserve Bank of Atlanta untuk memperkirakan bahwa pertumbuhan ekonomi pada kuartal kedua akan melebihi 4,0% per tahun.

 



DISKUSI FOREX

Please enter your comment!
Please enter your name here