China Menjawab Tantangan Perang Dagang Donald Trump

52

Saat ini para trader forex on line mulai banyak mempertanyakan, mengapa pasar terlihat kacau, index saham Dow Jones naik, US Dollar turun dan harga emas dunia ikut turun, dimana kejadian tersebut, tidak lama setelah perang dagang dimulai oleh Presiden Trump dan data sektor tenaga kerja Amerika terlihat menurun.

Jika dilihat secara umum, sebenarnya pasar keuangan sedang dalam keadaan “chaos” dimana para pelaku keuangan sebenarnya sedang dalam tahap menunggu reaksi dari pemerintah China.

Dan saat yang ditungggu-tunggu sudah tiba dimana China mulai menjawab tantangan perang dagang dengan mengeluarkan kenaikan tariff bagi produk Amerika.

Perang dagang bukan sudah dimulai tetapi perang dagang sedang berlangsung. Presiden Trump mengatakan bahwa “Perang dagang itu bagus dan mudah untuk di menangkan” artinya Amerika sudah tidak akan mundur dalam keputusan untuk menetapkan tariff baru bagi barang impor China sebesar $34 milliar.

Jika dilihat dari daftar yang dirilis oleh kantor berita CNBC, maka hampir disemua product industry China dikenakan kenaikan pajak dan tentunya ini akan membuat pelemahan bagi industry di negara tirai bamboo, China.

Secara visual dapat terlihat dari turunnya index saham hangseng dari 31.200 ke 27.700 dalam waktu 3 minggu.

Keadaaan pelemahan saham di pasar asia disinyalir akan berlanjut mengingat china telah menetapkan produk Amerika yang di import untuk dikenakan kenaikan pajak dengan jumlah yang sama dengan kenaikan tariff Amerika senilai $34 milliar.

BACA JUGA:  Defisit Neraca Perdagangan AS Turun ke Tingkat Terendah dalam Tujuh Bulan

Adapun produk Amerika yang dikenakan ini meliputi dari sector industry dan pertanian. China menyatakan bahwa negaranya tidak menginginkan perang dagang dengan Amerika, tetapi jika perang dagang harus terjadi maka suatu kewajiban Pemerintah China untuk melindungi perekonomian negara dan rakyatnya.