Produksi Manufaktur Jepang Turun Pada Bulan Januari

18


Menurut pemerintah Jepang, output industri turun pada Januari dibanding bulan sebelumnya dan menunjukkan penurunan aktivitas perusahaan. Produksi industri pada Januari turun 6,6% per bulan.

Indikator ini mengikuti 2,9 persen setelah revisi di bulan sebelumnya. Menurut Kementerian, produksi peralatan transportasi dan penggunaan umum, mesin dan peralatan untuk perusahaan berkontribusi terhadap penurunan.

Produsen yang disurvei oleh Kementerian Ekonomi, Perdagangan dan Industri memperkirakan produksi akan tumbuh sebesar 9,0 persen di bulan Februari, namun turun 2,7 persen pada bulan Maret, menurut data.



Menurut Marcel Tieliant, kepala ekonom Jepang Capital Capital, penurunan pada bulan Januari menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi “dapat melambat di kuartal ini.”

“Tebakan terbaik kami adalah bahwa produksi industri akan turun sekitar 2 persen per triwulan di triwulan ini yang menandai penurunan tertajam sejak kenaikan pajak penjualan di 2014. Meski produksi industri belum menjadi panduan terbaik untuk melihat pertumbuhan GDP dalam beberapa tahun terakhir, hal ini mengisyaratkan bahwa rangkaian kenaikan terpanjang sejak akhir 1980an akan berakhir di triwulan ini. ” kata Thieliant.

Data terpisah menunjukkan bahwa penjualan ritel Jepang tumbuh 1,6 persen di bulan Januari dibandingkan dengan tahun sebelumnya.