Emas Bersiap Melanjutkan Kenaikan Terkait Nilai Dolar Yang Melemah

17

Harga emas naik pada hari Jumat, karena dolar AS tetap lemah, terlepas dari kenyataan bahwa Presiden AS Donald Trump mendukung mata uang yang lebih kuat.

Harga emas naik 0,3 persen menjadi $ 1,351.40 per ounce.

Emas sejauh ini meningkat 1,5 persen pada minggu ini. Harga emas mencapai 1.366,07 pada hari Kamis, yang merupakan pencapaian tertinggi sejak 3 Agustus 2016, setelah Trump mengatakan kepada CNBC di Davos, Swiss bahwa dia ingin melihat dolar yang lebih kuat.

Saham Emas AS turun 0,9 persen menjadi $ 1,351.10 per ounce. Menurut analis GFMS di Thomson Reuters, emas bisa break di atas $ 1.500 per ounce tahun ini, untuk pertama kalinya setelah kekacauan 2013, yang dikaitkan dengan penurunan risiko saham pertumbuhan dan ketidakpastian politik, sehingga meningkatkan daya tarik investasi di tempat yang aman.

Pada logam mulia lainnya, perak meningkat sebesar 0,8 persen menjadi $ 17,43. Tercatat di level tertinggi di lebih dari empat bulan di $ 7,69 pada hari Kamis.

Platinum naik 0,2 persen menjadi $ 1,012.70. Harga telah mencapai level terkuat sejak Februari 2017 pada hari Kamis di level 1.027,60 dollar.

Sedangkan Palladium turun 0,1 persen menjadi 1,094 dolar. Palladium mengalami penurunan mingguan kedua, pada pekan ini penurunan Palladium mencapai hampir 1 persen.

BACA JUGA:   Awal Bulan Oktober, Harga Emas Anjlok Hingga Sesi London


DISKUSI FOREX

Please enter your comment!
Please enter your name here