Cara Trading Forex Menggunakan Strategi “Cloud Breakout” Ichimoku

1715
Trade With Our Partners

Semangat pagi traders Indonesia, pada kesempatan yang baik ini saya akan membahas salah satu bagian dari sebuah strategi trading menggunakan indikator Ichimoku.

Pada dasarnya indikator Ichimoku cukup kompleks bahkan indikator ini sebenarnya tidak hanya sekedar indikator, melainkan sudah merupakan sebuah sistem trading yang sangat lengkap sehingga perlu dibahas secara terperinci.

Ichimoku terdiri dari beberapa bagian penting dimana setiap bagian tersebut sangat membantu trader menganalisa dan menentukan kapan membuka posisi Buy/Sell. Kali ini saya akan mengulas dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami dari bagian Ichimoku yang disebut “Kumo”.

Kumo, dalam bahasa Jepang sebenarnya memiliki dua arti yaitu “Laba-laba” dan “awan/mendung” tetapi saat ini kita mengambil pengertian kumo sebagai awan atau cloud dalam bahasa Inggris.

Dalam pembahasan kaliĀ  ini saya mengkhususkan mengenai strategi trading “Cloud Breakout” dimana dalam strategi trading ini hanya menggunakan bagian Kumo (Cloud) saja dari indikator Ichimoku.

Teknik trading ini merupakan teknik trading yang paling sederhana saat menggunakan indikator Ichimoku. Hanya dengan mememperhatikan dimana posisi candlestick terhadap cloud kita sudah dapat memperkirakan apakah trend sedang up atau down.

 

BUY Jika Candlestick Close Diatas Cloud

Dengan menggunakan strategi Cloud Breakout yang kita dapat mempersiapkan diri untuk memasang posisi BUY pada saat candlestick Break (melewati/ keluar) dari cloud.

Definisi BreakĀ  (melewati/keluar) ini bisa berarti candlestik yang sebelumnya berada dibawah cloud kemudian menembus ke atas.

BACA JUGA:   Panduan Lengkap Penggunaan MACD dalam Trading Forex

Strategi Trading Forex

 

Atau pada saat trend sedang naik (bullish) kemudian terjadi retracement sehingga sempat menyentuh atau masuk ke dalam cloud kemudian kembali Bullish keluar dari Cloud.

Pada saat inilah biasanya waktu paling berpotensi untuk menghasilkan profit yang banyak karena biasanya inilah permulaan sebuah trend.

 

SELL Jika Candlestick Close Dibawah Cloud

Pada kejadian yang sama kita bisa mempersiapkan diri untuk memasang posisi SELL pada saat candlestick menembus cloud dari atas ke bawah keluar melewati cloud.

Strategi Trading Forex

Atau pada saat trend sedang turun (bearish) kita mendapati candlestick mencoba naik memasuki cloud kemudian keluar turun kembali sebelum sempat naik keluar dari cloud.

Jadi inti dari strategi trading ini adalah melakukan entri pada saat candle close diluar cloud/kumo dari Ichimoku.

 

Wajib memasang Stop Loss

Strategi ini seperti semua jenis strategi trading, tidak menjamin selamanya benar 100%, karena terkadang candlestick hanya sekedar “mengintip” dan berbalik arah, tetapi kejadian seperti ini sangat jarang. Sehingga perlu memasang stoploss untuk mengantisipasi terjadinya kasus semacam ini.

Strategi Trading Forex

 

Meskipun terjadi situasi dimana candlestik hanya sekedar “mengintip” keluar dari cloud kemudian berbalik arah (False Breakout) dan tersentuh stop loss, namun secara keseluruhan perbandingan rasio loss dan profit cukup bagus pada saat kondisi market sedang mendukung.

 



SHARE

1 DISKUSI


DISKUSI FOREX

Please enter your comment!
Please enter your name here